Pembalap Yang Tidak Tertolong Pada Kecelakaan MotoGP | Agen Sbobet, Agen Judi Taruhan Bola Tangkas Terpercaya

agen bola
agen Bola Terpercaya
Selamat Datang di Gebyarbola, Agen Bola Online Terpercaya
Daftarkan Diri Anda dengan beragam permainan game Online menarik!
Apabila anda membutuhkan bantuan, Silahkan Hubungi CS yang sedang bertugas!

Pembalap Yang Tidak Tertolong Pada Kecelakaan MotoGP

Gebyarbola.co – Ajang Balapan MotoGP adalah balapan yang memang sangat seru untuk di tonton, apalagi bila di tonton beramai-ramai bersama teman-teman ataupun keluarga. Apalagi ketiga sejumlah nama besar seperti Valentino Rossi, Dani Pedrosa, Marc Marquez, dan Jorge Lorenzo sedang beradu dengan kecepatan tinggi dan saling menyalib untuk merebut posisi terdepan.

Namun di samping serunya balapan maharaja itu, resiko dari kecepatan tinggi yang mereka pacu juga memiliki resiko yang cukup besar. Beberapa insiden yang pernah terjadi bisa mengakibatkan sang pembalap cedera parah bahkan mengalami nasib yang paling buruk, yakni kematian. Bahkan ada yang mengakhiri hidupnya di sirkuit balapan sebelum sempat di tolong atau di bawa ke rumah sakit. Berikut ada berberapa nama pembalap terakhir yang tidak tertolong dan meninggal saat balapan. Siapa saja?

Marco Simoncelli, adalah pembalap asal Italia yang di kenal dengan rambut kribonya. Marco Simoncelli juga di kenal dengan aksi beraninya harus mengakhiri karirnya selama-lamanya di Sirkuit Sepang, Malaysia. Pada Tahun 2011 lalu, pembalap rambut kribo ini sedang bersaing dengan Alvaro yang berada di depannya. Alvaro berhasil melewati tikungan, sementara Simoncelli terjatuh dengan motor Honda yang di tungganginya dan dari belakang sudah ada Colin Edward dan Valentino Rossi yang juga masih dalam kecepatan tinggi kontan menghantamnya. Bahkan helm yang di gunakan Simoncelli terlepas. Simoncelli pun menghembuskan nafas terakhirnya sebelum sampai di rumah sakit.

Shoya Tomizawa, adalah pembalap asal Jepang yang masih berusia 19 tahun. Namun kecelakaan di lintasan balapan juga meregut nyawanya. Shoya Tomizawa mengalami kecelakaan fatal pada tahun 2010 pada MotoGP seri San Marino. Pembalap muda ini terjatuh tanpa sengaja dan dari belakang Alex dan Scoot datang dengan kecepatan tinggi, tabrakan pun tak bisa terelakkan. Tomizawa mendapat dua hantaman beruntun dan terpental jauh, dan akhirnya juga menghembuskan nafas terkhirnya.

Daijiro kato, yang juga merupakan pembalap asal Jepang ini juga menghembuskan nafas terakhirnya pada sesi latihan yang berlangsung di Sirkuit kandangnya sendiri. Daijiro Kato yang kehilangan keseimbangan dan terjatuh dari motor yang di tungganginya, membuat dirinya terseret dan terpental dan menghantam tembok pembatas jalan Sirkuit. Kato sempat di bawa kerumah sakit, namun luka yang cukup serius membuat nyawanya tidak tertolong.