Paraguay Belajar Dari Pertemuan Pertama Lawan Argentina | Agen Sbobet, Agen Judi Taruhan Bola Tangkas Terpercaya

agen bola
agen Bola Terpercaya
Selamat Datang di Gebyarbola, Agen Bola Online Terpercaya
Daftarkan Diri Anda dengan beragam permainan game Online menarik!
Apabila anda membutuhkan bantuan, Silahkan Hubungi CS yang sedang bertugas!

Paraguay Belajar Dari Pertemuan Pertama Lawan Argentina

Gebyarbola – Semifinal Copa America 2015 kembali mempertemukan antara Paraguay kontra Argentina. Sebelumnya kedua tim telah di pertemukan dalam fase grup. Dimana pada pertemuan pertama di fase grup B, Paraguay yang sempat tertinggal 2-0 pada babak pertama berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Tentu dengan hasil imbang pada pertemuan pertama ini akan mmembuat pelajaran tersendiri bagi Paraguay maupun Argentina. Laga semifinal ini akan berlangsung di Estadio Municipal de Conception, Chile, Rabu pagi nanti.

Pelatih Paraguay, Ramon Diaz telah belajar dari pertemuan pertama mereka yang cenderung bermain bertahan. Ramon Diaz akan mengintruksikan kepada para pemainnya agar untuk lebih berani keluar menyerang. ” Pertandingan kali ini akan sedikit berbeda, kami ingin di menunjukkan posisi kami yang mampu menjebol gawang Argentina dua kali yang sekaligus berhasil menyamakan kedudukan. Kami tahu resiko jika kami gagal memaksimalkan dan berbuat kesalahan, maka kami akan gagal ke final.” Ucap Diaz.

Ramon Diaz juga memahami perbedaan kelas para pemainnya jika di bandingkan dengan para pemain Argentina. ” Kita sama-sama tahu bahwa Argentina merupakan salah satu tim yang mempunyai kualitas terbaik di dunia. Semua tahu kehebatan Messi, Sergio Aguero, mereka punya segalanya di setiap lini. Akan tetapi kami akan bertarung dengan penuh semangat dan gagah berani untuk mengalahkan mereka. Saya yakin kami punya kempampuan untuk itu.” Ujar sang pelatih.

Sementara Pelatih Argentina, Gerardo “Tata” Martino juga menyebutkan bahwa Paraguay merupakan lawan yang tangguh, dan mereka pantas di sini hingga saat ini, di semifinal. “Kita pernah merasakannya saat di penyisihan grup. Kami telah mempelajari kekuatan mereka, dan mereka sepertinya juga mempelajari kekuatan kami. Saat ini yang kami perlukan adalah determinasi dan penyelesaian akhir yang lebih baik lagi.” jelas Tata Martino.