Kegagalan Ketiga Di Final Copa America, Ruang Ganti Argentina Memanas | Agen Sbobet, Agen Judi Taruhan Bola Tangkas Terpercaya

agen bola
agen Bola Terpercaya
Selamat Datang di Gebyarbola, Agen Bola Online Terpercaya
Daftarkan Diri Anda dengan beragam permainan game Online menarik!
Apabila anda membutuhkan bantuan, Silahkan Hubungi CS yang sedang bertugas!

Kegagalan Ketiga Di Final Copa America, Ruang Ganti Argentina Memanas

Gebyarbola – Tim Tanggo Argentina kembali harus puas hanya mengisi posisi Runner up setelah kembaki gagal pada partai final Copa America 2015. Argentina mengakhiri laga dengan kekalahan lewat drama adu pinalty setelah di tahan imbang oleh tuan rumah Chile. Tentu ini adalah hasil akhir yang tidak di inginkan oleh Lionel Messi dkk.

Tim Tanggo Argentina telah 22 tahun lamanya berpuasa gelar dari semua ajang kompetisi Internasional. Seperti yang kita ketahui, Argentina juga gagal menjadi juara pada partai final Piala Dunia 2014 yang lalu walau berhasil tembus ke partai final dimana Argentina kalah tipis dari Jerman 1-0. Di Copa America 2015 ini merupakan kesempatan emas untuk Lionel Messi dkk mengakhiri puasa gelar Argentina selama 22 tahun.

Namun apa daya, tuan rumah chile menunjukkan bahwa mereka lah yang pantas meraih trofi kompetisi kali ini. Alexis Sanchez dkk membuat Tim Tanggo Argentina memperpanjang catatan kegagalannya di final Copa America menjadi sebanyak 3 kali, yakni pada tahun 2004, 2007, dan 2015 ini. Ini adalah hal yang harus menjadi perhatian khus untuk Tim Tanggo Argentina, karena sungguh sangat di sayangkan jika sudah bersusah payah hingga partai final malah harus gagal meraih trofi.

Akibat kegagalan tersebut, kekecewaan yang muncul dari setiap pemain Argentina membuat panas suasana ruang ganti. Saling menyalahkan mulai terjadi yang menimbulkan perpecahan di kubu Argentina. Stasiun televisi Argentina menyebutkan bahwan Javier Mascherano marah-marah dan menyalahkan Ever Benega yang gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Benega adalah penendang ketiga dan merupakan penendang kedua yang gagal setelah Gonzalo Higuain yang juga gagal menjalankan tugasnya, akibatnya Argentina kalah 4-1 dalam drama adu pinalty.